Translate

Jumat, 15 Agustus 2014

14 Agustus 2014



Kamis, 14 Agustus 2014 merupakan salah satu hari yang mungkin sulit terlupakan di kemudian hari. Hari ini penutupan PPKK Polban 2014 yang juga bertepatan dengan HUT Pramuka. Tepat setahun lebih 13 hari dari penutupan PPKK Polban 2013. Empat hari yang menjadi salah satu proses untuk mengenal kampus baru yang akan menjadi tempat kita menuntut ilmu. Empat hari yang padat akan kegiatan dan tugas serta syarat barang bawaan. Empat hari yang memberi kesan tersendiri pada diri kita sebagai mahasiswa baru.

Masih teringat ketika tahun lalu aku yang berada di posisi mereka sebagai mahasiswa baru yang kadang (mendekati sering) merasa repot dan malas untuk menyiapkan barang – barang bawaan yang pada akhirnya tetap diusahakan untuk dibawa. Apalagi ketika itu sedang bulan Ramadhan, dengan barang bawaan yang cukup banyak itu membuatku cukup merasa lelah setiap harinya. Tapi ya mau bagaimana lagi? Itu sudah menjadi kewajiban kita sebagai mahasiswa baru yang baik hati dan tidak sombong (?).

Tiap pagi setelah sahur, aku langsung mandi dan bersiap – siap untuk berangkat ke kampus. Terlihat di sepanjang jalan menuju kampus ada banyak kakak – kakak panitia yang kutemui, mulai dari yang tegas, perhatian, sampai yang selalu memberi pesan dengan lemah lembut kepada setiap mahasiswa baru yang lewat. Ya berbagai karakter orang yang kutemui di sepanjang jalan.

Aku sempat berpikir, kira – kira tahun depan aku bisa jadi seperti itu gk ya? Dan tahun ini hal itu terjawab. Aku diamanahi menjadi salah satu anggota BUU di MPM Polban. Dan ketika ada kegiatan seperti ini aku pun ikut berpartisipasi sebagai panitia pengawasan. Pagi hari sebelum shubuh, aku harus sudah berada di kampus. Briefing pagi pun menjadi sarapan sehari – hari selama PPKK berlangsung. Lalu kemudian dilanjutkan dengan membuat border/barikade atau entahlah itu namanya, yang intinya membuat barisan dan mengisi titik – titik yang dilalui oleh mahasiswa baru. Ya hal ini sama seperti tahun kemarin, namun bedanya kali ini aku yang berdiri di jalan itu. Dan ternyata berdiri di jalan memantau mahasiswa baru itu tidak semudah yang dibayangkan. Ketika berada di jalan berbagai jenis maba yang lewat, ada yang ramah, ada yang gk *yaiyalah. Tapi bukan itu yang intinya *nahlho? Berdiri di jalan lama itu ternyata bikin kaki pegel dan kalau maba yang lewat rombongan dan langsung banyak, itu tuh lama – lama membuat kita *akuajakaliya menjadi pusing. Ya itu mungkin sekilas cuplikan kisahku selama PPKK 2014. Masih banyak lagi kisah yang tidak kutuliskan di sini.

Namun akhirnya empat hari itu sudah dilalui dan hari ini aku mendapat banyak sekali kata – kata mutiara dari semua elemen KEMA POLBAN serta manajemen juga. Kata – kata yang membuat orang – orang terharu dan sebagian bilang “so sweet”, kata – kata yang sarat akan makna, yang juga memotivasi kita semua agar menjadi mahasiswa generasi penerus bangsa yang lebih baik lagi.
Terima kasih untuk semua elemen POLBAN :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar